DaerahPolitikPress Release

Gempa Bumi Tektonik M6,1 Di Laut Seram Bagian Timur, Maluku,BMKG : Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Bumi Tektonik M6,1 Di Laut Seram Bagian Timur, Maluku,BMKG : Tidak Berpotensi Tsunami

 

Jakarta, 6 Mei 2024

 

Senin (6/5/2024) pukul 01:33:14 WIB wilayah Pantai Timur Laut Seram Bagian Timur, Maluku diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,0. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3,17° LS ; 131,00° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 57 Km Tenggara Seram Bagian Timur, Maluku pada kedalaman 19 km, hal tersebut disampaikan oleh Dr. Daryono, S.Si., M.Si selaku Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, melalui keterangan tertulisnya sebagaimana yang diterima redaksi persuasi.id pada hari ini senin (6/5/2024).

 

Senin (6/5/2024) pukul 01:33:14 WIB wilayah Pantai Timur Laut Seram Bagian Timur, Maluku diguncang gempa tektonik

 

 

Daryono melanjutkan, Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Naik Utara Seram (North Seram Thrust ) . Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

 

Dampak Gempabumi,Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Teluk Waru, Seram Bagian Timur dengan skala intensitas V MMI ( Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun ), daerah Teluk Tolu, Kian Darat, Seram Bagian Timur dengan skala intensitas IV – V MMI (Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun), daerah Kota Bula dengan skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Kota Fakfak dengan skala intensitas III – IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Kota Aimas, Kota Teminabuan dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu) dan daerah Kota Sorong dengan skala intensitas II – III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI, jelasnya.

 

Gempabumi Susulan, Hingga pukul 02.15 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 2 aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan M3.9 dan M3,kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG tersebut.

 

Terkait gempa tersebut ,dirinya menyampaikan, Rekomendasi Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button