HukumKajian HukumKajian PolitikPolitik

BARU SEMINGGU DIBUAT, PETISI 100 PENEGAK DAULAT RAKYAT: MAKZULKAN PRESIDEN JOKOWI SUDAH MENDAPATKAN RATUSAN TANDATANGAN, APA ISINYA?

BARU SEMINGGU DIBUAT, PETISI 100 PENEGAK DAULAT RAKYAT: MAKZULKAN PRESIDEN JOKOWI SUDAH MENDAPATKAN RATUSAN TANDATANGAN, APA ISINYA?

BARU SEMINGGU DIBUAT, PETISI 100 PENEGAK DAULAT RAKYAT: MAKZULKAN PRESIDEN JOKOWI SUDAH MENDAPATKAN RATUSAN TANDATANGAN, APA ISINYA?

 

 

Jakarta, 30 Juli 2023

 

Petisi 100 adalah petisi yang diajukan dan ditandatangani oleh 100 tokoh dari berbagai profesi dan daerah. Seluruhnya sepakat mendesak DPR dan MPR untuk segera memakzulkan Presiden Jokowi yang dinilai gagal memimpin negeri. Alih-alih maju atau sejahtera justru rakyat dan negeri semakin terpuruk. Makzulnya Jokowi adalah jalan menuju perbaikan dan harapan.

Petisi tersebut diajukan oleh

1. Letjen TNI Purn. H. Yayat Sudrajat, SE / Ketua DHD 45 Jabar/ Sesmenko Polhukam2016-2017/Kabais TNI 2015 -2016

2. Mayjen TNI Purn. Deddy S. Budiman/ Ketua Umum Aliansi Pejuang & Purnawirawan TNI/Mantan Staf Ahli Panglima TNI

3. Dr. Ir. Marwan Batubara/ Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS)/ Anggota DPD RI 2004-2009

4. Letjen TNI Mar. (Purn.) Suharto/ Komandan Korps Marinir (1996-1999) Itjen Dephankam (1999)

5. Dr. Abdullah Hehamahua, SH., MM./ Penasehat KPK periode 2005 -2013

6. Prof. Dr. Anthoni Budiawan/ Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS)

7. Prof. Dr. H. Amien Rais, MA./ Ketua MPR periode 1999 – 2004

8. Prof. Sri Edi Swasono, M.P.IA., Ph.D./ Guru Besar Universitas Indonesia

9. Jenderal TNI (Purn.) Tyasno Sudarto/ Kepala Staf TNI Angkatan Darat  1999 – 2000

10. Laksamana TNI Purn. Slamet Soebojanto/ Kepala Staf TNI Angkatan Laut 2005 – 2007

11. H. Mudrick S. Malkan Sangidu/ Ketua Dewan Pembina Mega Bintang

12. Prof. Dr. H. Sanusi Uwes, MPd./ Guru Besar UIN Sunan Gunung Jati

13. Ir. H. Tito Rusbandi/ Ketua Umum Komite Peduli Indonesia (KPI)/ Aktivis Pergerakan 77-78

14. H.M. Rizal Fadillah, SH/ Pengamat Politik & Kebangsaan/ Aktivis Muhammadiyah Jabar

15. Memet Akhmad Hakim, SH/ Advokat Senior/ Mantan Komisioner KPU Jabar

16. Drs. HM. Mursalin/ Presiden Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI)

17. Mayjen TNI (Purn.) Soenarko/ Danjen Kopassus 2007 – 2008

18. Habib Muhsin Ahmad Alatas/ Ulama

19. Prof. dr. Herman Susanto, Sp.OG(K)/ Ketua Dewan Pakar APIB

20. Dr. Ir. Memet Hakim/ Ketua Dewan Pembina Aliansi Profesional Indonesia Bangkit (APIP)

21. H. Memet Hamdan, SH., MSc./ Budayawan / Tokoh Masyarakat Jabar

22. Mayjen TNI Pur. Robby Win Kadir/ Presidium KAMI Jabar/ Sekr. DHD 45

23. Dr. KH. Aby Cecep S. Anshori, MA., M.Pd./ Pembina Nurul Ikhlas

24. H. Dindin S Maolani, SH/ Advokat Senior/ Presidium FKP2B/ Aktivis 77-78 Ketua DM Unpad

25. Ir. Syafril Sjofyan, Bk.Teks., MM./ Sekjen FKP2B/Aktivis Pergerakan 77-78

26. Drs. M. Hatta Taliwang/ Ketua Insitut Soekarno – Hatta/ Anggota DPR-RI 1999-2004

27. Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si/ Aktivis/ Advokat

28. Radhar Tribaskoro, SE., MSi./ Aktivis/ Penulis/ Komite Eksekutif KAMI

29. Brigjen TNI Purn. Dr. H. Nasuka/ Gerakan Bela Negara/ Penasehat FKP2B

30. Brigjen TNI Purn. Poernomo/ Ketua Gerakan Bela Negara (GBN)

31. Lusiana Mulya/ Ketua Perempuan Sunda Bergerak

32. Dr. Syahganda Naingolan/ Lembaga Kajian Publik Sabang Merauke Circle

33. Hervan Rivano, S.P/ Bendahara DPP APIB

34. Brigjen TNI. Purn. R.Kun Priyambodo/ Aliansi Pejuang & Purnawirawan TNI

35. Paskah Irianto, SE/ Human Right Depender

36. Susi Koesmiati, SH/ Sekretaris KAMI Jabar

37. Ir. Agung Sabur, Dipl. H./ Pegiat Sosial/ Ketua Umum Komunitas BBM dan BSC

38. Ir. H. Sofyan Mulyana/ Presidium KAPPAK – ITB

39. Ustad Hari Nugraha, S.Si/ Aktivis Nurul Ikhlas

40. Ustad Helmi Efendi/ Aktivis Nurul Ikhlas

41. Elyan V. Hakim/ Presidium PRAMBOS/ Wakil Ketua KPI

42. Kol. TNI (Purn) A. Sahar Harahap, SH., MH./ Sekjen DPP FPPI (Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia)

43. Dr. Ir. Basith Wahid, AK., MSc./ Ketua Umum Aliansi Profesional Indonesia Bangkit (APIB)

44. Letjen TNI Pur. Syam Soemanegara/ Irjen Deplu periode 1994-1998, Dubes Libanon 2000-2002

45. KH. Syukri Fadholi, SH., MKn./ Presidium KAMI Yogyakarta

46. Prof. Ir. Daniel Mohammad Rosyid, M.Phil., Ph.D., MRINA/ Guru Besar ITS/ Presidium KAMI Jatim

47. DR. Muhammad Taufiq, SH., MH./ Ketua DPC IKADIN Surakarta/ Ahli Hukum Pidana

48. Gerlaz Gerhaan / Presidium KAMI Sulsel

49. H. Zulbadri, SH./ Presidium KAMI Sumut

50. Dr. Abuya Shiddiq/ Dosen/ Presidium KAMI Banten

51. Mahmud Khalifah Alam, S. Ag./ Presidium KAMI Sumsel

52. Muhammad Erwan/ Presidium KAMI Riau

53. Ahmad Khozinudin, SH/Advokat

54. Djudju Purwantoro, SH.,MH., CIL.,CLA./ Sekjen Ikatan Advokat Muslim Indonesia/ Ketua AP KAMI DKI Jakarta

55. Drs. H. Makhfur Zurachman, MPd./ Presidium KAMI – Kepri

56. H. Suryadi/ Presidium KAMI Jambi

57. Saiful  Anwar, SH., MH., / Presidium KAMI Aceh

58. Sutoyo Abadi – Semarang/ Director Kajian Merah Putih/ Sekretaris KAMI Lintas Provinsi

59. Donny Harricahyono – Surabaya/ Komite Eksekutif KAMI Jatim

60. Hj. Melani, SH., MH./ Advokat/ Mantan Ketua LBH Bandung/ PAKS

61. Drs. D.A Rusdoyo Punsu, MM./ Aktivis REAKSI –  ITB

62. H.M. Itto Rivano, SH/ Eksponen 66 eks. Ketua KAPPI Bandung/ Mantan Sekwilda Pandeglang

63. Ir. Sebastian Jaafar, MH./ Presidium KAPPAK – ITB

64. Ir. Rahmat Pakih/ Aktivis REAKSI –  ITB

65. Emi Klanawijaya, SH./ Advokat, Eksponen 66

66. Sasmito Yudho Iswaro, S.P/ Aktivis Pendidikan

67. Ir. Iyus Rusmana/ Aktivis Aliansi Profesional Indonesia Bangkit

68. dr. Yuyu Aisyah/ Dokter/ Aktivis

69. Ir. Indra Adil/ Eksponen Aktivis Pergerakan 77-78

70. Junaedi Samsudin/ Aktivis Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia (FPPI)

71. Drs. T. Sutikno/ Aktivis Aliansi Profesional Indonesia Bangkit

72. Dr. Guntur Alamsyah, Mars./ Pemilik/ Pengelola RS Swasta

73. Ustadz Dicky Achmad/ Barkin / Paguron Silat

74. Prof. Dr. Ir. Ana Rochana, M.S,/ Guru Besar Peternakan Unpad Mandalajati

75. Neneng Khodijah, S.Ag./ Divisi Emak-emak KPI

76. Ustad Agus Salim/ Pengurus Forum Persaudaraan Islam KBB

77. Jehan  Hidayat, S.P/ Aktivis Kedaulatan Rakyat

78. Edy Mulyadi/ Wartawan Senior

79. Drs. H. Achmad Nurhassan Dadi Putra, BK.Teks., MM./ Dosen di Perguruan Tinggi

80. Endang Wuryaningsih, SH./ Bendahara Komite Peduli Indonesia – KPI

81. Damai Hari Lubis, SH., MH./ Dosen dan Advokat

82. Dr. Ir. HM. Nizar Dahlan, M.Si  / Ketua Umum Rumah Pejuang Indonesia (RPI)

83. Prof. Ir. Widi Agoes Pratikto, M.Sc, Ph.D./ Guru Besar ITS/ Mantan Sekjen KKP/ EXC Dir CTI CFF

84. Ida Farida Moekardanu/ Sekretaris Umum Komite Peduli Indonesia (KPI)

85. Dr. H Anton Minardi, SIP,. SH,. MAg,. MA./ Advokat/ Dosen

86. Muslim Arbi/ Direktur Gerakan Perubahan

87. Noor Alam, SH., MBA., MSc./ Aktivis Perempuan APIB Jabar

88. Ir. H. Juhani Ahmad, M. Sc./ Ketua Bidang Dakwah PW PERSIS Jabar

89. Muhtar Efendi, SH., MH./ Advokat / Ketua PH – MBCB

90. Rus Utaryono, SH., MH./ Wakil Ketua Mega Bintang Solo

91. Teten Juhari, S.Pi / Pengusaha/ Aktivis

92. KMT. Hj. Siti Marjani Setyningrat, SE., MM./ Ketua DPW LASQI Jawa Tengah

93. Ir. Ahmad Burhanuddin, MM/ Aktivis Pergerakan 77-78 IPB

94. KH. Ir. Andri Kurniawan, MAg./ Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Malang Raya

95. Rita Rossie Rusman/ Aktivis Perempuan Sunda Bergerak

96. H. Saefudin  Bonglin, BA./ Komite Ekskutif KAMI Jawa Tengah

97. Hj. Nuri Handayani/ Ketua Komite Wanita Pejuang Indonesia Nasional (KWPI)

98. Drs. Rachmat Mahmudi, M.Si / Ketua Aliansi Ulama & Tokoh Jawa Timur/ Ketua PUI Kediri

99. Hj. Nuri Handayani/ Ketua Komite Wanita Pejuang Indonesia Nasional (KWPI)

100. Dra. Ida Candra, M.Pd / Presidium KAHMI Jawa Tengah 2022

 

PETISI 100 PENEGAK DAULAT RAKYAT: MAKZULKAN PRESIDEN JOKOWI

 

 

Sementara itu,pada laman PETISI 100 PENEGAK DAULAT RAKYAT: MAKZULKAN PRESIDEN JOKOWI terdapat dua tuntutan utama yakni Pertama, mendesak DPR dan MPR agar menjalankan wewenangnya sebagaimana diatur  dalam UUD 1945 untuk segera proses memakzulkan Presiden Jokowi, sesuai mekanisme yang berlaku.

Kedua, mengajak seluruh elemen bangsa untuk secara konstitusional berjuang memulihkan kembali asas kedaulatan rakyat yang telah terampas oleh sekelompok elit yang bernama oligarki.

 

Adapun dasar hukum dari desakan kepada DPR dan MPR untuk memakzulkan Presiden Jokowi serta ajakan perjuangan konstitusional untuk memulihkan kedaulatan rakyat adalah Ketetapan MPR No VI/MPR/2023 tentang Etika Kehidupan Berbangsa dan Pasal 7A UUD 1945 yang mengatur soal mundur dan pemakzulan Presiden, lanjut petisi tersebut.

 

Lalu, dijelaskan pula sejumlah alasan yang menjadi dasar petisi itu yakni :

Pertama, Jokowi dinilai sudah tidak mampu menjalankan amanahnya sebagai Presiden karena lebih dominan melayani kepentingan oligarki baik politik maupun bisnis ketimbang berkhidmat pada kepentingan dan aspirasi rakyat banyak.

Yang kedua, Jokowi dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara negara telah menjadikan kepentingan politik sebagai panglima sementara hukum ditempatkan sebagai alat kepanjangan tangan politik pragmatik. Banyak Perppu dibuat tanpa ada dasar “staatsnood” atau kedaruratan. Terjadi kriminalisasi ulama dan aktivis.

Selanjutnya, , pembangunan ekonomi gagal, investasi mandek dan hutang luar negeri sangat besar. Presiden melanggar konstitusi khususnya Pasal 23 UUD 1945 dimana Presiden menetapkan APBN secara sepihak melalui Perpres. Akibatnya terjadi kerugian pada keuangan negara. Rakyat semakin miskin, oligarki bertambah kaya.

 

Presiden Jokowi bertanggungjawab atas pelanggaran HAM berat baik tewas 894 petugas Pemilu, pembunuhan pengunjuk rasa 21-22 Mei 2019, serta 6 Syuhada dalam peristiwa Km 50. Di sisi lain melalui Kepres 17 tahun 2022, Inpres 2 tahun 2023 dan Kepres 4 tahun 2023 Pemerintah menuduh TNI melakukan pelanggaran HAM berat, khususnya dalam kasus tahun 1965-1966. Fakta sebenarnya PKI adalah pemberontak dan penghianat negara, menjadi dasar keempat petisi yang dimulai sejak tanggal 23 Juli 2023 itu.

 

Sedangkan yang kelima adalah ikut campur Jokowi dalam mendukung dan menyiapkan penerus Presiden melalui Pemilu 2024 merupakan pelanggaran konstitusi dan menginjak-injak  asas demokrasi. Menjadi contoh dari perilaku politik otoriter “negara adalah aku”. Demikian juga dengan budaya ancaman dan sandera kepada para politisi tertentu agar seluruhnya dapat dikendalikan oleh Presiden.

 

Selain itu, Masih banyak butir pelanggaran etika, perbuatan tercela, KKN, serta penghianatan negara yang seluruhnya tertuang dalam konsiderans Petisi 10O. Menjadi bukti dan alasan bahwa Presiden Jokowi sudah layak dan berdasar hukum untuk dapat segera dimakzulkan.

Petisi 100 ini dibuat dalam rangka memulihkan kedaulatan rakyat, sebagai kewajiban terhadap upaya menyelamatkan bangsa dan negara,  serta wujud dari pertanggungjawaban kepada Tuhan Yang Maha Esa,ungkap pembuat petisi.

 

Bedasarkan pantauan redaksi persuasi.id sampai dengan hari minggu (30/7/2023) jam 10:40 WIB , petisi itu sudah ditandatangani lebih dari dua ratus tandatangan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button